Mengapa tes psikotes ditakuti pelamar kerja

Bagi pelamar kerja, tak jarang hal yang di luar dugaan dan dianggap sepele namun pada akhirnya bisa menjatuhkan psikotes hingga gagal diterima masuk kerja di perusahaan. Inilah kemudian yang menjadi alasan mengapa tes psikotes ditakuti pelamar kerja. Psikotes dianggap sebagai pintu gerbang menakutkan yang harus dilalui hingga berulang kali bahkan memicu trauma psikis.

Sebenarnya ahli dan pakar psikologi mendesain psikotes dengan tujuan antara lain menjelaskan kondisi kepribadian seseorang. Sehubungan dengan lowongan pekerjaan, maka psikotes ini dimanfaatkan sebagai cara ukur menilai kemampuan spesifik dalam suatu bidang sebuah pekerjaan meliputi ketelitian, kreativitas dan lain sebagainya.

Dengan memahami fungsi dan tujuan dari psikotes, pelamar kerja dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik tanpa perlu dihantui oleh rasa takut akan kegagalan. Ada beberapa tips yang dapat dicoba para pelamar untuk mempersiapkan diri, antara lain

Berikut ini, beberapa kiat hadapi psikotes:

  • Keyakinan, Anda harus yakin bahwa pekerjaan yang dilamar sudah sesuai kemampuan dan layak Anda dapatkan.
  • Ketahui lokasi tes dan jangan sampai terlambat.
  • Pahami benar surat lamaran dan CV agar saat ada kesesuaian antara jawaban dengan yang ditanyakan.
  • Mengerjakan latihan soal-soal psikotes untuk membiasakan diri.
  • Selalu berdoa sebelum dan sesudah mengerjakan psikotes.
  • Tetap tenang dan yakin Anda sanggup
  • Istirahat yang cukup untuk mencegah kantuk dan stres saat mengerjakan tes.
  • Berpikir membutuhkan energi, maka dari itu jangan lupa untuk sarapan.
  • Pastikan segala perlengkapan dan peralatan tes Anda telah siap, antara lain pensil, penghapus, rautan, jam ataupun stopwatch.

Tes ini digunakan untuk menentukan manakah calon karyawan yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan. Jika Anda tidak lolos dalam suatu psikotes, kemungkinan besar karakter atau kepribadian Anda belum sesuai dengan yang sedang dicari perusahaan. Jangan menganggap bahwa satu kali kegagalan Anda dalam mengerjakan soal psikotes berarti bahwa Anda memiliki psikologi yang jelek dan memilih untuk tidak lagi mengikuti seleksi karyawan yang memerlukan psikotes.

Related posts: